Community News

Kamis, 29 Nov 2012 - hondacommunity.net

Honda New Blade Injeksi Hasil Modifikasi HRC

Honda New Blade 110R yang mengaspal di seri V, IndoPrix, sirkuit Binuang, beberapa minggu lalu (11/11), mengaplikasi sistem injeksi. Blade injeksi yang digas Denny Triyugo masuk ke posisi ke-3 race 1 untuk IP2. Injeksinya langsung dari Honda Racing Corporation (HRC), Jepang. Tapi, tetap saja tangan Indonesia yang bermain.


“Setingannya disesuaikan suhu Indonesia. Tapi, memang ada perbedaan yang khas dari HRC,” kata Ade Rahmat, spesialis injeksi untuk tim Astra Motor Racing Team (ART), Jakarta Timur.

Ade yang berambut klimis bilang posisi injektornya berbeda dengan yang pernah dia bikin di Honda Supra X125 PGM-FI. Dulu Supra X125 PGM-FI juga dinaikin Denny bikin heboh dengan merangsek ke podium pertama saat seri IV IndoPrix di Kenjeran beberapa bulan.

“Posisi injektornya berbeda. Injektornya Blade dekat dengan klep isap,” urai Ade yang bermarkas di Bambu Apus, Jakarta Timur.

Tuh dia perbedaannya. Posisi komponen penyemprot bahan bakar setelah throttle body, sedangkan injektor yang dirancang Ade untuk Supra X125 sebelum throttle body. Sederhananya posisi penyuntik bahan bakar Blade yang dirancang HRC langsung ke arah lubang isap.


“Keuntungannya di putaran bawah-menengah. Kalau injektornya sebelum body throttle akan lebih menguntungkan di rpm menengah-atas,” urai Ade.

Secara teknis, Ade lebih setuju posisi injektor dekat dengan klep isap. Sederhananya semprotan dengan jarak yang lebih pendek dari ruang bakar jauh lebih efektif. Bensin yang muncrat pun tekanan dan debitnya akan lebih besar.

“Yang paling sempurna menggunakan dobel injektor. Disebut injektor primer dan injektor sekunder. Dulu pernah saya coba, tapi ECU-nya mahal banget,” kata Ade.

Wah, injektor ganda kata Ade. Jangan kaget sih. Kalau di motor SE alias Special Engine sudah ada yang menerapkan itu. Kawasaki KX250F keluaran 2013 sudah menerapkan injektor ganda. Satu injektor berada sebelum throttle body, sedangkan satunya lagi mendekati klep isap. Dulu di Honda RCV 211V waktu digeber Valentino Rossi juga menggunakan injektor dobel.

Karena proyek HRC, komponen pendukung injeksi untuk Blade ART enggak disebutkan. “Debit bahan bakar yang disemprotkan injektor belum bisa diinfokan. Ini hasil customise dari HRC. Di pasaran enggak ada yang jual,” tutup Rizky Christianto, Technical Specialist Motorsport Division PT Astra Honda Motor (AHM), Jakarta.

 

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC Razzo 90/80-17
Ban belakang : IRC Razzo 90/80-17
Knalpot  : ART
ECU: HRC
Sokbreker belakang : Ohlins

→ Artikel Lainnya

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Untuk mengirimkan komentar anda harus login terlebih dahulu,
Klik di sini untuk login
gallery