NEWS
DETAILS
Kamis, 09 Apr 2020 07:54 - Honda DAW Community

Manajer Motorsports Astra Honda Motor menganalisis bagaimana tim harus beradaptasi dengan kondisi global saat ini dan tetap bersiap untuk bersaing di event internasional ketika balapan sudah bisa digelar

Selama jeda kompetisi ini, Astra Honda Motor terus mendukung para pebalap dalam mempersiapkan diri hingga balapan dimulai lagi. Manajer Motorsports AHM berbicara seputar target pada setiap seri, dan ambisi untuk terus meningkatkan kemampuan pebalap demi meraih hasil terbaik, baik di Asia maupun Eropa.

Apa alasan di balik keputusan Astra Honda Motor untuk tidak mengirimkan pebalap pada putaran pertama ATC dan ARRC?

"Putaran pertama ATC maupun ARRC merupakan hal penting bagi AHRT. Dengan modal berbagai persiapan yang sudah dilakukan, serta semangat dan tekad kuat untuk memanfaatkan kesempatan, pebalap Astra Honda Racing Team siap mengharumkan nama bangsa di ajang balap internasional. Namun, keputusan sulit ini harus kami ambil dengan pertimbangan demi kebaikan bersama."

Bagaimana AHM membantu para pebalap untuk menghadapi situasi seperti ini?

"Sebenarnya, di hari biasa pun, ketika jeda atau tidak ada balapan, pebalap AHRT sudah terbiasa mengontrol kondisi masing-masing, dan harus selalu update. Menghadapi kondisi saat ini, kami lebih menekankan agar mereka selalu waspada. Di sisi lain, kami juga tetap menekankan kepada seluruh pebalap untuk tetap menjaga kebugaran, termasuk tetap latihan fisik di rumah masing-masing."

Apa fokus AHRT pada situasi ini?

"Situasi ini dihadapi oleh banyak pihak, termasuk kami. Tentu saja kami harus melakukan penyesuaian dengan rencana kami sebelumnya. Ini merupakan salah satu konsekuensi yang harus dihadapi dan sudah kami perhitungkan. Perusahaan, dalam hal ini PT Astra Honda Motor, mendukung penuh AHRT dengan segala kebijakannya. Saat ini, fokus utama kami adalah menjaga kondisi seluruh tim dan melewati semua ini dengan baik. Pada saatnya nanti, tim akan kembali berjuang untuk mewujudkan mimpi anak bangsa di arena balap internasional."

Bagaimanan Astra Honda Motor menghadapi tantangan baru di Asia maupun Eropa ketika kompetisi bergulir kembali? Apa yang menjadi target utama tim?

"Setelah melewati masalah ini dengan baik, kami akan kembali menghadapi tantangan untuk mewujudkan mimpi anak bangsa di arena balap internasional. Kami akan kembali berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia. Target kami adalah menjalani balapan yang dihadapi dengan semaksimal mungkin, dan meraih hasil terbaik di semua kejuaraan yang kami ikuti."

Astra Honda Racing Team tidak turun pada putaran pertama ARRC dan ATC tahun ini. Bagaimana hal tersebut akan memengaruhi rencana tim di kompetisi ini?

"Memang, kami harus melupakan poin awal yang cukup penting. Tetapi, itu bukan akhir segalanya. Kami akan berusaha untuk meraih hasil terbaik di semua sisa putaran yang ada. Semakin banyak kami memenangi balapan, semakin meningkat pula kemampuan pebalap AHRT, dan semakin besar peluang untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Semakin banyak podium yang kami raih, semakin sering pula kami mengharumkan nama Indonesia. Itu yang terpenting."

Di persaingan Asia Road Racing Championship, Rheza Dhanica Ahrens akan kembali membalap di kelas SS600, dan Irfan Ardiansyah akan mendampingi. Apa target bagi kedua pebalap ini?

"Rheza memasuki tahun kedua di kelas SS600, sementara Irfan yang sebelumnya tampil kompetitif di AP250 juga sudah punya pengalaman di SS600. Harapannya, Rheza dan Irfan bisa menunjukkan prestasi yang bagus pada musim 2020. Melihat persaingan yang ketat di kelas ini, kami berharap paling tidak mereka bisa bersaing di lima besar."

“Dengan tumbuh dan kuat di CEV, pebalap diharapkan bisa siap bersaing di Grand Prix.”

Sejak turut bersaing di kelas AP250 pada 2017, pebalap Astra Honda Racing Team keluar sebagai juara pada 2017 dan 2018, lalu berada di urutan kedua, ketiga, dan kelima pada 2019. Apa yang menjadi target Lucky Hendriansya, M Adenanta Putra, dan Herjun Atna Firdaus pada AP250 musim ini?

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK