NEWS
DETAILS
Jumat, 30 Jul 2021 10:59 - Surabaya Honda Community

Salah satu komponen penting sepeda motor adalah lampu depan (headlamp).

Komponen headlamp atau lampu depan pada sepeda motor memiliki fungsi penting untuk keselamatan berkendara. Jika kondisinya tak optimal bisa mengganggu penglihatan pengendara.

Fungsi lain agar pengendara motor, mobil atau truk bisa menyadari keberadaan sepeda motor di belakangnya dari pantulan lampu utama sehingga berpotensi mengurangi terjadinya kecelakaan.

Mengingat penggunaan lampu utama yang terus menerus, pemilik motor harus memperhatikan beberapa hal agar lampu tetap awet dan berfungsi dengan baik.

Lantas apa saja yang yang dapat menyebabkan gangguan pada lampu utama?

1. Hindari penggunaan Bohlam dengan Watt yang Lebih Besar

Walau bertujuan supaya pencahayaan lampu jadi lebih terang, tapi langkah ini bisa menimbulkan risiko yang cukup parah yaitu reflektor lampu bisa meleleh, relay hangus atau meleleh. Selain itu, kabel juga bisa meleleh karena panas berlebih, aki tekor, sampai mika kaca cepat kusam.

2. Mika lampu yang kotor

Debu dan kotoran yang menempel di mika lampu juga jadi salah satu penyebab kerusakan. Saat lampu menyala, kotoran dan debu yang melekat di mika membuat proses pendinginan terhambat dan panas lampu tak terbuang dengan baik. Selain membuat lampu utama cepat putus, reflektor bisa cepat rusak karena panas berlebih.

3. Lampu depan tertutup benda Ini biasanya terjadi saat musim hujan dimana pengguna jas hujan jenis ponco kadang menutup lampu depan saat berkendara akibatnya lampu depan jadi cepat panas karena tidak ada pendinginan dari udara luar. Lampu yang panas ini akan merembet pada fitting dan membakar bagian fitting sehingga lampu mudah terbakar dan putus.

 

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK