NEWS
DETAILS
Senin, 06 Dec 2021 09:26 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Kawan-kawan... Sebagai wujud komitmen mendukung kampanye keselamatan berkendara di Tanah Air, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) meresmikan Safety Riding Lab Astra Honda keempat di salah satu sekolah binaannya, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur (6/12). Fasilitas ini akan dimanfaatkan sebagai wadah edukasi keselamatan berkendara aman dan nyaman bagi generasi muda, khususnya di wilayah Jawa Timur.  

Safety Riding Lab Astra Honda hadir untuk mendukung kegiatan edukasi keselamatan berkendara yang dilakukan secara menyenangkan dan mudah diterima oleh para peserta didik di institusi pendidikan, seperti SMK. Kegiatan peresmian Safety Riding Lab Astra Honda keempat dihadiri oleh Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Drs. Arif Hamzah, perwakilan Satlantas Polres Malang, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Malang, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Drs. Maryanto dan Marketing Communication & Development Division Head PT Mitra Pinasthika Mulia, Suhari sebagai main dealer sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

“Kami sangat senang Safety Riding Lab hadir di sekolah kami. Dengan adanya Safety Riding Lab Astra Honda, para siswa dapat semakin optimal mempraktikkan cara berkendara yang aman dan nyaman, sekaligus menginspirasi teman sebaya dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di jalan raya,” ujar Maryanto kepala sekolah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Dimulai sejak 2017, Yayasan AHM mengembangkan sarana edukasi dan pembelajaran safety riding bekerjasama dengab SMK binaan dengan mendirikan Safety Riding Lab Astra Honda. Saat ini telah berdiri di 4 sekolah yaitu SMK Mitra Industri MM2100 Jawa Barat, SMK Walisongo Menes, Banten, SMK Panca Abdi Bangsa (PABA) Sumatera Utara dan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Malang Jawa Timur.

Dalam mendukung kegiatan edukasi keselamatan berkendara, Safety Riding Lab Astra Honda memiliki beberapa tiga zona utama yakni zona Audio-Visual, zona Simulasi dan zona Praktik. Zona Audio-Visual digunakan untuk penyampaian materi serta diskusi teknik dan etika berlalu lintas dengan melalui video kreatif yang kekinian. 

Selain itu zona Audio-Visual diharapkan dapat menjadi lokasi para siswa dalam memberikan inspirasi melalui karya tulisan, foto dan video kepada generasi muda lainnya untuk peduli terhadap keselamatan berkendara. Zona lain yang dibangun adalah zona Simulasi yang berdinding tiga dimensi layaknya di jalan raya dan dilengkapi media simulator berupa Honda Riding Trainer (HRT)  Sementara itu, zona Praktik berkendara didesain dengan mengacu pada Peraturan Kapolri nomor 9 tahun 2012 tentang Praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C untuk pengendara sepeda motor. Zona Simulasi dan Praktik berfungsi sebagai area praktik berkendara yang lengkap dengan berbagai kondisi rintangan jalan dan rambu-rambu lalu lintas untuk menambah kemampuan berkendara para peserta didik.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan Safety Riding Lab Astra Honda merupakan upaya yayasan dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di kalangan anak muda. Dengan memberikan dukungan sarana prasarana bagi para duta keselamatan berkendara, kesadaran keselamatan berkendara diharapkan bisa semakin luas dampaknya.

“Kami ingin memasyarakatkan keselamatan berkendara di kalangan generasi muda dan Safety Riding Lab Astra Honda kami harapkan menjadi salah satu sudut yang punya daya tarik bagi siswa untuk beraktifitas. Peresmian ini harus dilanjutkan dengan aktifitas menarik bagi siswa dan kami pun akan kembangkan sarana kompetisi antar Safety Riding Lab. Tujuan utamanya melahirkan sebanyak mungkin duta muda kreatif di bidang keselamatan berkendara,” ucap Muhibbuddin.

Safety Riding Lab Astra Honda merupakan bentuk program berkelanjutan kampanye keselamatan berkendara yang digulirkan Yayasan AHM. Kampanye diinisiasi sejak tahun 2012 melalui program Sahabat Satu Hati Berbagi Ilmu Berkendara di berbagai sekolah yang melahirkan siswa-siswi duta keselamatan berkendara. Program dilanjutkan dengan Safety Riding Camp pada tahun 2016 yang melatih para duta keselamatan berkendara terkait kemampuan blogging dan fotografi sebagai media untuk berkampanye. 

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK