NEWS
DETAILS
Rabu, 10 Jan 2024 12:45 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Kawan-kawan..... Air keran memang tidak diperbolehkan untuk  menjadi air mengganti coolant kecuali  benar-benar dalam kondisi darurat.

Kondisi darurat  ini  bisa  terjadi,  misalnya  pengendara  dalam perjalanan touring dan air radiator tiba-tiba bocor. Saat itu,   kondisi sangat sulit mencari coolant.

Nah dalam kondisi  terdesak, bisa  saja dipakai air keran atau air mineral sebagai pengganti coolant. Tapi sebaiknya, ini dilakukan dalam kondisi  yang benar-benar terdesak.

Karena jika keseringan mengisi radiator dengan air keran atau air mineral, maka siap-siaplah radiator akan cepat rusak.

Karena dalam air mineral   terdapat kandungan yang bisa membuat bahan besi seperti radiator motor jadi rawan karat.

Selain  menimbulkan karat  pada  radiator, komponen pendukung seperti waterpump, thermostat juga rawan rusak jika dipakaikan air mineral.

Air mineral juga rawan membuat jalur coolant  jadi tersumbat,  dan ini juga merembet jadi berbahaya  untuk mesin secara keseluruhan.

Selain itu, air keran memiliki titik didih yang rendah dan mudah menguap, tidak akan maksimal untuk mendinginkan mesin motor.

Sementara  air radiator atau coolant terdapat zat aditif yang berfungsi meredam panas mesin, mencegah karat, tahan penguapan serta anti beku sehingga paling cocok dan aman untuk radiator.

Umumnya, karat   memang tidak muncul seketika. Dan tidak  dalam penggunaan yang  singkat.  

Namun tentu lebih baik sejak awal mencegah dan merawat, dari pada menanggung resiko karat dan kemudian berefek  kamu merogoh kantong lebih dalam untuk memperbaikinya. 

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK