Minggu, 23 Sep 2018 17:55
Honda Community

Wheel Story 5, Terkendala Visa Hingga Naik Kereta Api Trans Siberia

Saya menunggu lama di Moscow untuk proses aplikasi visa ke negara Jepang. Ini akan memakan waktu karena dokumen aplikasi yang saya masukan sudah di akhir pekan dan visa Rusia saya terus berjalan. Masih sekitar 11.000 km menuju Vladivostok.

Jalur Trans Siberia semakin dingin dan basah karena mulai memasuki musim gugur, akan lebih banyak hujan dan dingin, saya hanya memegang single entry visa Rusia maka plan ‘B’ akan saya pakai. Jadi saya harus keluar dari Rusia sebelum visa habis kalau tidak nanti akan kena deportasi.

Akhirnya saya memilih ke Mongolia. Setelah visa Jepang dapat lantas saya lanjutkan apply visa Mongolia dari Moscow. Namun waktu terus berjalan, saya tidak mau kena masalah besar dengan visa. Saya membuat keputusan untuk mengirim CRF250RALLY lewat kargo ke Irkutsk sekitar 5.200 km dari Moskow dan saya akan menyusul naik kereta api trans Siberia setelah visa Mongolia selesai.

Setelah 5 hari tumpangi kereta trans Siberia, saya tiba di Irkutsk disambut hari yang cerah dengan temperatur dibawah 15°C, setelah berhasil dapat penginapan kemudian lanjut menjemput motor dari Gudang Kargo yang sudah sampai duluan. Hari itu saya bergerak ke arah timur danau Baikal, saya tinggal di desa kecil Baykalsk berada di sebelah selatan danau Baikal, namun sangat dingin.

Sayang hari itu danau Baikal berlatar belakang awan kelabu namun tetap enak dipandang. Danau terdalam di dunia ini dengan airnya yang bening bikin saya betah berdiri dipinggir sambil menikmati angin sepoi-sepoi sesekali warga lokal menyapa karena saya tidak bisa berbahasa Rusia akhirnya google translate menjadi penengah percapakan saya Bersama warga lokal hari itu sampai tidak terasa kalau udara dingin sekitar 9°C.

Lanjut perjalanan yang dingin ini mengikuti jalan trans Siberia yang sepi, tidak ada motor yang berpapasan. Terlihat hutan gelap dan desa kecil yang sepi. Beberapa sektor di jalan ini bergelombang, banyak lubang dan lumpur tebal kalau ada proyek perbaikan jalan.

Awan gelap terus mengikuti sesekali menerobos gerimis dengan butiran air es menyapu wajah. Semakin sore semakin dingin namun beruntung kami tiba di Ulan-Ude sebelum malam tiba. Saya temukan hotel murah dipinggir kota lengkap dengan pemanas ruangan. Bayangkan saja kalau musim dingin daerah ini bisa mencapai -30°C.

Saya sangat beruntung karena cuaca cerah beberapa hari kedepan, langit biru dan sinar matahari membuat jalanan kering dan terasa hangat walau sebetulnya temperatur maksimum hari itu berkisar 17°C asalkan jangan hujan.

Dari Ulan-Ude saya pun mengarah ke selatan. Dalam perjalanan saya pun menikmati keindahan danau Gusinoye bersama Honda CRF250Rally, menikmati minuman hangat dari toko kecil pinggir jalan dan juga jalanan berkelok dengan pemandangan perbukitan dan padang rumput yang luas. Jalan ini akan membawa saya menuju Mongolia.

Berita Terkait

The Last of us
Selasa, 16 Oct 2018 16:50
Honda Community

Wheel Story 5, Disambut Tim R&D Honda Jepang

The Last of us
Senin, 15 Oct 2018 13:10
Honda Community

Wheel Story 5, Tempuh 4000 Km Trans Siberia Dalam 9 Hari

The Last of us
Selasa, 25 Sep 2018 17:22
Honda Community

Wheel Story 5, Menikmati Keindahan Mongolia

The Last of us
Minggu, 02 Sep 2018 20:15
Honda Community

Wheel Story 5, Terpukau Keindahan Moscow

The Last of us
Sabtu, 01 Sep 2018 18:15
Honda Community

Wheel Story 5, Rayakan Kemerdekaan di Ukrania

The Last of us
Minggu, 26 Aug 2018 19:25
Honda Community

Wheel Story 5, Jelajah Eropa Tengah

The Last of us
Selasa, 14 Aug 2018 20:10
Honda Community

Wheel Story 5, Memulai Petualangan di Negara Baltik

CARI AMAN
The Last of us
Selasa, 02 Oct 2018 13:34
Honda Community

Bahaya Pakai Rok Panjang Saat Berkendara Motor

The Last of us
Minggu, 02 Sep 2018 12:34
Honda Community

Tiga Hal Ini Harus Diperhatikan Pengguna Moge Baru

INSTAGRAM
FACEBOOK